Produk Lokal, Why Not?

by - Friday, August 24, 2018

"Kemarin ya, 'kan abis jalan-jalan ke mall nyari sepatu kulit ceritanya. Terus nanya-nanya harganya. Ini berapa? Coba deh tebak harganya berapa?"

"Berapa?"

"2 juta."

"Mahal amat. Bagus?"

"Iiih.. Boro-boro, modelnya juga biasa aja. Katanya sih itu asli dari Itali sono, makanya mahal."

Obrolan itu kemudian berlanjut dengan betapa mahalnya brand-brand dari luar. Padahal di dalam negeri sendiri banyak produsen-produsen sepatu yang berkualitas tinggi.

"Aku beli sepatu di Magetan itu ya kualitasnya bagus banget. Bertahun-tahun mana ada rusaknya. Itu kalau nggak ilang mungkin sampai sekarang juga masih dipakai."

"Punyaku juga masih aku pakai. Ganti sol aja. Soalnya udah nipis solnya."

"Iya, bener-bener. Punyaku juga gitu, awet banget barangnya."


***



Kita sebenernya sudah sama-sama tahu bagaimana produk-produk impor sudah menguasai pasar di negeri sendiri. Bahkan ada sebagian orang yang rela merogoh kocek lebih dalam untuk membeli produk-produk tersebut. Padahal jika kita mau membandingkan dengan produk lokal. Produk dalam negeri pun kualitasnya tak kalah dengan produk-produk impor. Harga yang ditawarkan pun ikut bersaing.

Produk impor kemudian semakin merajai pasar sejak kemudahan belanja online. Sekarang orang juga nggak perlu lagi pergi ke luar negeri ‘kan untuk membeli brand tertentu. Hanya tinggal duduk di depan gadget masing-masing, pilih, dan bayar. Setelah itu kita tinggal menunggu kapan barang itu akan sampai. Kemudahan yang luar biasa ini akhirnya pun semakin menggeser pasar-pasar lokal.

Lalu, apa kabar dengan produk-produk lokal kita?

Kalau produk-produk lokal ini nggak punya fasilitas marketing yang baik, sudah jelas dia bakal kalah saing dengan produk-produk luar negeri. Padahal yaa padahal, sekali lagi saya bilang, produk lokal itu nggak kalah kok kualitasnya dengan produk luar negeri. Bahkan, ada sebuah fakta menarik yang saya dapatkan ketika berkunjung ke industri besar multinasional. Produk terbaik yang dijual di luar negeri itu justru diproduksi di negeri kita sendiri. 

So, kenapa juga kita masih memandang sebelah mata produk lokal?


Usut punya usut. Sebenernya, pandangan kita ke produk lokal itu juga nggak gimana-gimana juga 'kan ya. Yaa saya ambil contoh dari obrolan sama saudara-saudara saya yang ternyata memang lebih memilih produk lokal timbang produk luar. Selain harganya yang lebih terjangkau, produk lokal juga punya kualitas yang nggak kalah dengan produk luar negeri. 

Masalahnya adalaah..

Gimana cara belinya? Beli di mana? Tokonyaa ada di mana?

Kalau kita jalan-jalan ke luar kota untuk beli oleh-oleh khas kota itu dengan kualitas terbaik, kita kudu banget nyari produsennya. Bahkan nggak jarang kita harus masuk gang-gang sempit  untuk beli produk itu. Rasanya itu wow banget.

Lalu, kalau mau beli trus bayangin riwehnya blusukan ke gang senggol, nyari alamat toko, dll. Ittyuu kemudian...

"Gue nggak jadi beli aja deh."


Susahnya akses buat beli tadi yang bikin orang akhirnya juga males buat beli produk-produk lokal tadi. 

Bersyukurlah karena hari ini kita hidup di era yang serba digital. Belanja produk-produk lokal pun menjadi semaakin mudah dengan banyaknya online shop. Kita udah nggak perlu lagi blusukan masuk gang-gang sempit, pasar-pasar yang entah ada di mana. Kita cukup kunjungi lapak online shop barang yang kita cari. Beruntungnya lagi, lapak-lapak online shop ini jadi semakin mudah diakses melalui situs jual beli yang menaungi semuanya.




Sebut saja salah satunya Qlapa.com. Taraaa...



Qlapa itu apa sih?

Jadi, Qlapa ini adalah salah satu situ jual beli online untuk berbaagai produk handmade unik seperti kemeja batik, tenun, tas, dan sepatu  kulit, dompet, dan produk buatan tangan lainnya. Produk yang dijual di situs ini ternyata nggak sembarangan loh. Produk yang masuk harus lolos standar kualitas dari Qlapa dulu baru deh bisa dijual di sini.  Jadi, sudah bisa dipastikan kalau semua barang yang ada di sini adalah barang-barang yaang berkualitas. 

Nggak cuma itu, Qlapa juga menjamin keamanan dan kenyaman dalam bertransaksi baik dari sisi pembeli maupun penjualnya. Caranya, transaksi hanya akan diteruskan kepada penjual jika pembeli sudah menerima produk yang dipesan. Nah, kalau semisal produk tadi nggak kita terima juga, Qlapa akan mengembalikan uang yang udah kita bayar 100%. Nyaman, simpel, dan nggak perlu capek-capek datang ke lapak aslinya. Seruu kaaan?


Keuntungan yang didapatkan dari penjual juga banyak looh. Produk yang kita jual, nantinya akanberada di pasar yang tepat, bisa bersanding dengan  produk-produk pilihan, dan bisa mengiklankan produk tanpa biaya awal. Kita juga bebas berjualan tanpa minimum stok. Asiknya lagi, kita juga akan menndapatkan asisten pribadi untuk menjual produk kita dan tentunya peluang kerjasama dengan partner Qlapa. Produk yang kita jual di sini akan mendapatkan prioritas utama untuk program-program Qlapa, baik offline maupun online. Pemasaran produk kita juga diberi kesempatan untuk bisa dipasarkan secara online. Dengan menjual produk kita di Qlapa, kita juga  bisa memperluas jaringan dengan sesama pengrajin produk handmade lokal.

Hal menarik yang saya temukan dari situ ini adalah inspirasi kado. Kita 'kan sering banget galau-galau mau ngasih kado apaan buat temen, saudara, atau orang-orang terkasih kita. Nah, Qlapa nawarin macem-macem opsinya. Kita tinggal pilih aja mau beli kado untuk apa. Kado ulang tahun kah? Kado pernikahan, valentine, atau anniversary? 

Nggak cuma itu sih, barang-barang yang dijual di Qlapa juga sudah dikelompokkan berdasarkan beberapa kategori. Ini memudahkan banget. Kita bisa langsung klik kategori yang mau kita cari. Untuk lebih memudahkan lagi, kita bisa langsung cari produk di kotak pencarian.


Gimana? Gimana? Seru kaan?

Jadi, tunggu apa lagi? Selamat berbelanja. Mari kita merdekakan produk lokal dengan mendukung produk-produk Indonesia. Yuk, mari dibeli.


You May Also Like

12 komentar

  1. qlapa ini cukup pandai hadir sebagai olshop ya, ditengah homogennya toko online yang menjamur, Qlapa muncul dengan konsep yang unik, yaitu khusus handmade dan lokal. Jadi kalau mau belanja lokal dan handmade langsung saja ke Qlapa,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yap, bener banget. Produk yang masuk juga diseleksi dulu sesuai apa nggak dengan standarnya Qlapa.

      Delete
  2. Bener, pake produk lokal bisa mengurangi impor, akhirnya perekonomian negeri juga terbantu. Iya kan?

    ReplyDelete
  3. Skr mah produk lokal kita udh bagus2, dan ga kalah dr LN :). Aku pastinya kalo bisa nemu produk lokal yg bgs dan murah, pasti milih itulah drpd beli yg impor apalagi palsu :p. Brg2 KW yg dijual dgn hrg murah itu, malah bikin aku malu kalo pake begituan. Mnding beli produk lokal yg blm ada nama tp setidaknya asli. Aku bbrp kali beli dr qlapa, brg2 khas indonesua utk oleh2 temen di LN, kalo sdg traveling keluar. Dan mereka suka loh :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak, produk lokal kalau bukan kita-kita ini yang mensukseskan siapa lagi. Toh ya, kualitasnya mbak tahu sendiri 'kan ya :)
      Kalau barang KW ya udah jelas lah ya gimana, emang mendingan pakai produk lokal sih menurutku.

      Delete
  4. Deuhhh udah akhir bln gini masa harus belanja lg hmmm gregetan liat koleksi produk di qlapa...

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe... sabar mbak, kalo gabisa akhir bulan, nunggu pas udah gajian aja.

      Delete
  5. Setuju bnget mba. Kalau kita jeli, bnyak kok produk lokal yang bagus dan awet tapi harganya lebih terjangkau dibanding produk impor.

    ReplyDelete
  6. terlalu banyak paradigma negatif tentang produk lokal. perlahan tapi pasti kita harus meyakinkan diri dan orang lain agar mau memandang dengan baik produk lokal

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener banget, padahal produk lokal juga gak segimananya, yang high quality juga banyak kok

      Delete