5 Tips dalam Memilih Gendongan Bayi agar Bayi Tetap Merasa Nyaman dan Aman

by - Friday, September 28, 2018

Dulu, kita hanya mengenal jarit atau selendang batik sebagai gendongan bayi. Tapi kini, seiring berkembangnya teknologi, berbagai ragam jenis gendongan pun ditawarkan. Tak hanya warnanya saja yang berbeda, tapi dari sisi bentuk pun bervariasi. Tak jarang banyaknya pilihan ini justru membuat kita semakin pusing untuk memilih mana gendongan bayi yang tepat.


Dalam memilih gendongan bayi, hal pertama yang harus kita pastikan untuk bayi adalah keamanan dan kenyamanannya. Fungsi gendongan bayi adalah memudahkan kita untuk menggendong bayi. Jangan sampai bayi justru merasa tidak nyaman ketika kita menggunakan gendongan bayi. 

Lalu, apa saja sih yang harus diperhatikan dalam memilih gendongan bayi? Yuk, simak tips-tips berikut ini agar kita bisa memilih gendongan yang tepat untuk bayi kita. 

1. Tipe yang dianjurkan untuk bayi yang baru lahir 

sumber : amazon.co.jp

Bayi yang baru lahir memiliki badan yang masih kecil sekali dan bagian leher yang belum kokoh. Inilah yang membuat kita sering kali merasa khawatir ketika akan menggendongnya. Gendongan yang dipilih untuk bayi yang baru lahir tentu tidak bisa sembarangan. Dalam memilih gendongan bayi, pastikan gendongan bayi yang akan kamu beli bisa digunakan untuk bayi yang baru lahir. 

Ketika hendak membeli gendongan bayi, kamu bisa memilih gendongan yang bisa digunakan untuk anak usia 0-3 tahun. Kamu juga bisa memilih gendongan yang bisa digunakan hingga anak usia di atas 3 tahun. Pemilihan jenis gendongan bayi semacam ini mempertimbangkan pertumbuhan bayi yang cepat. Berat bayi pun akan semakin bertambah seiring pertumbuhannya. Kamu bisa memilih jenis gendongan yang bisa digunakan untuk jangka waktu yang lama atau membeli dua alat gendongan yang disesuaikan dengan usia anak.

2. Pilih ukuran yang bisa disesuaikan 

sumber :pexels.com

Pekerjaan menggendong bayi seiring bertumbuhnya bayi akan menjadi pekerjaan yang tidak mudah. Berat bayi yang terus bertambah tentu akan menambah beban gendongan. Akan amat tidak nyaman ketika kita keliru memilih ukuran gendongan. Bukan hanya bayi saja yang merasa tidak nyaman, tapi kita yang menggendongnya pun merasakan hal yang sama. Oleh karena itu, sebaiknya pilih ukuran gendongan yang bisa disesuaikan. Jadi, bukan hanya kamu saja yang nanti bisa menggunakannya. Tapi ayahnya atau orang lain pun bisa menggunakannya dengan nyaman.

3. Pilih bahan yang breathable 

sumber : pexels.com

Bayi memiliki suhu tubuh yang lebih tinggi dari orang dewasa. Selain itu, bayi juga lebih mudah untuk berkeringat. Bukan hanya ketika cuaca panas saja, tapi ketika cuaca sedang dinginpun bayi akan berkeringat. Pemilihan bahan yang breathable tentu harus menjadi salah satu pertimbangan. Bahan semacam ini akan membuat kulit bayi mudah untuk bernapas dan mengeluarkan uap panas akibat keringatnya. Bahan yang tidak breathable hanya akan membuat bayi mudah merasa gerah dan sumpek.

4. Pertimbangkan kemudahan dan kenyamanan ketika menggendong bayi

sumber : heavyjoystick.com

Ketika hendak memilih alat gendong, pertimbangkan kemudahan menggendong dan melepaskan gendongan. Pastikan kamu tidak merasa kesulitan untuk menggunakannya. Selain itu, pertimbangkan pula sisi kenyamanan ketika menggunakannya. Jika kamu menggendong dalam waktu yang lama.
Cari review tentang produk gendongan tersebut. Apabila memungkinkan, cobalah terlebih dahulu sebelum membeli. Pastikan juga apakah alat gendongan tersebut mudah dibawa ke mana saja dan tidak memberatkan. 

5. Hindari barang palsu

sumber : pexels.com


Alat gendongan dengen merk palsu tentu memiliki kualitas yang tak sebaik merk aslinya. Keamanan dari produk ini pun tak bisa dipastikan. Padahal, barang-barang palsu semacam ini banyak sekali dijual di pasaran. Berhati-hatilah ketika kamu ingin membeli alat gendongan. Pastikan kamu membeli ke agen resmi produk tersebut untuk menghindari barang palsu.

6. Sesuaikan dengan kebiasaan cara menggendong sehari-hari


sumber : pexels.com


Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk menggendong bayi, seperti menggendong bayi dengan posisi di samping kanan atau kiri (side holder),  menggendong bayi dengan posisi bertatap muka (vertical lattice), menghadap depan (hold forward), menggendong di pinggul (hold your hips), atau menggendong di belakang punggung (piggyback ride). Kita bisa melakukan semua gaya menggendong tersebut kepada bayi kita. Akan tetapi, kita perlu ketahui bahwa tak semua jenis alat gendongan dapat digunakan untuk semua gaya. Pilih alat gendongan dengan menyesuaikan mana kebiasaan menggendong yang paling nyaman untukmu. 


You May Also Like

2 komentar

  1. gendongannya cakep2 dulu kayaknya aku kecil aku cm dipakein gendongan kain batik :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku juga, yaaa karna dulu adanya cuma itu sih yaa. hehehe

      Delete