Bunda, Persiapkan 5 Hal ini Sebelum Melahirkan

by - Monday, September 24, 2018

Kamu sedang hamil anak pertama? Sudah mempersiapkan apa saja nih? Sebagai calon ibu, tentu momen kelahiran adalah momen yang paling ditunggu-tunggu. Jika ini adalah pengalaman pertamamu melahirkan, tentu kamu akan merasakan banyak kegalauan tentang persalinan. Semakin matang persiapanmu dalam menyambut buah hati akan membuatmu merasa lebih tenang saat mendekati hari kelahiran sang buah hati. Kamu perlu catat baik-baik, Dears. Jangan sampai ada persiapan yang terlewat begitu saja.


sumber : pexels.com

1. Pilih Dokter yang Menangani dan Lokasinya


Sebelum melahirkan, kamu sudah harus tahu siapa dokter yang nanti akan membantumu dalam proses persalinan. Dokter yang dipilih ini akan erat kaitannya dengan lokasi tempat kamu akan melahirkan nanti. Kamu harus mempertimbangkan secara matang transportasi ke sana. Catat baik-baik nomor telepon rumah sakit atau klinik bersalin yang ingin kamu tuju. Cari tahu juga fasilitas apa saja yang nanti akan kamu dapatkan selama proses bersalin.

Kamu juga perlu membuat rencana cadangan. Jika kamu tetap ingin dengan doktertersebut, cari tahu tempat praktik lain dokter tersebut. Akan tetapi, kamu tetap harus mempertimbangkan jarak antara rumahmu dan rumah sakit. Jika kamu ingin melahirkan di rumah sakit terdekat lainnya, silahkan cari tahu dokter yang biasa menangani di sana, bagaimana fasilitasya, serta ­pelayanan persalinannya. Jadi, saat hari-H nanti kamu tidak perlu panik dan repot mencari tempat lain. 

2. Siapkan Barang-Barang Penting


Semakin dekat dengan persalinan, banyak hal yang tidak bisa diprediksi yang membuatmum harus segera dibawa ke rumah sakit atau klinik bersalin. Oleh karena itu, kamu perlu mulai mempersiapkan barang-barang yang akan dibawa jauh-jauh hari. Kamu bisa membuat catatan barang yang akan dibawa dan mulai mencicil persiapan tersebut. Persiapkan barang bawaan untuk ibu hamil, untuk orang yang akan menemanimu bersalin, dan untuk bayimu nanti. 

Untuk ibu hamil

  • Pakaian yang nyaman dan longgar, beberapa pasang kaos kaki, dan sandal 
  • Jam untuk memantau seberapa sering kamu mengalami kontraksi 
  • Peralatan mandi 
  • Bra khusus untuk menyusui 
  • Pembalut khusus untuk ibu melahirkan 
  • Barang yang bisa membantumu rileks dan nyaman saat bermalam di rumah sakit, seperti selimut atau bantal. Pastikan barang tersebut mudah dibawa dan boleh digunakan di rumah sakit 

Untuk suami atau anggota keluarga lain yang menemani

  • Baju ganti dan sandal yang nyaman 
  • Makanan dan minuman 
  • Kamera, baterai, charger, dan kartu memori untuk kamu yang tidak ingin melewatkan momen saat kelahiran. Pastikan alat-alat dokumentasi ini siap dan bisa digunakan saat hari-H dengan baik. 
sumber : pexels.com

Untuk bayi

  • Baju bayi 
  • Selimut kecil untuk bayi 
  • Topi bayi 
  • Sarung tangan dan kaos kaki bayi 

3. Ketahui Apa yang Harus Kamu Lakukan Saat Kontraksi Muncul


Jauh-jauh sebelum kontraksi pertama terjadi, kamu harus memperbanyak konsultassi dengan dokter mengenai apa saja yang sebaiknya kamu lakukan ketika kontraksi tiba. Ketahui bagaimana tanda-tanda awal kontraksi itu terjadi. Seperti apa sakitnya dan kapan harus pergi ke rumah sakit dan kapan harus menghubungi pihak rumah sakit. Perhatikan juga hal-hal apa saja yang harus kamu hindari saat memasuki masa-masa tersebut. 

4. Gali Informasi dari Ibu yang Telah Melahirkan


Kamu bisa mulai bertanya dan menggali informasi mengenai pengalaman teman-temanmu atau keluargamu saat melahirkan. Memang, tidak semua hal yang mereka lakukan bisa kamu terapkan. Tapi tidak ada salahnya untuk mencari informasi. Hal yang terpenting di sini adalah proses belajar dari pengalaman mereka yang sudah pernah melahiran. Informasi yang kamu dapatkan akan membantumu untuk lebih siap dan semangat dalam menghadapi hari kelahiran. 

5. Pastikan Suami Selalu Siaga

sumber : pexels.com

Bukan hanya kamu yang harus tahu banyak, tapi suami pun harus tahu juga segala hal terkait kehamilanmu. Kapan prediksi kelahirannya, rencana persalinan, hingga apa yang harus dilakukan saat kontraksi tiba. Bicarakan juga apa saja yang nanti akan kamu butuhkan saat melahirkan hingga beberapa minggu pertama setelah melahirkan. Jadi, suami juga akan lebih paham apa saja yang harus dia lakukan.

Kamu juga perlu menunjuk orang lain sebagai cadangan, seperti orang tua, mertua, atau sahabat. Jika memang dalam kondisi tertentu suami terpaksa tidak bisa menemani bersalin. Ada orang lain yang tahu persis riwayat kehamilanmu dan tahu apa yang harus dia lakukan.

You May Also Like

0 komentar