Sedang Merencanakan Pernikahan Syar’i? Perhatikan 3 Hal Ini dalam Memilih Gaun Pengantin

by - Thursday, September 27, 2018

Pernikahan adalah perkara yang dinanti-nanti oleh sebagian orang. Tak hanya calon mempelai saja, tapi juga pihak keluarga keduanya. Sebagai seorang muslim, pernikahan tentu bukan hanya perkara menyatukan dua insan dalam satu biduk rumah tangga saja, melainkan bentuk ibadah kepada Allah. Ketika kita memahami hal ini, kita yang harus memastikan seluruh aktivitas kita, baik sebelum, selama, maupun sesudah prosesi pernikahan ini berlangsung sesuai syariat Islam. Tak terkecuali dalam memilih baju pengantin untuk acara walimah. Kaidah-kaidah syar’i tetap harus terus dijaga. Berikut ini adalah hal-hal yang harus kamu perhatikan saat memilih gaun pengantin.

1. Gunakan gaun pengantin yang syar'i

sumber : instagram.com/@muzammilhb


Melangsungkan walimah bukan berarti lepas dari koridor syariat. Dalam memilih pakaian untuk gaun pengantin pun demikian. Ada banyak sekali pilihan baju pengantin yang ada di luar sana. Sayangnya, tak semua baju pengantin yang dapat dipilih sesuai dengan syariat Islam. Jika kita menginginkan keberkahan dalam walimah yang kita langsungkan, maka pastikan baju pengantin yang kita pilih sesuai dengan syariat Islam.

Dalam Al Quran surat Al Ahzab ayat 59, Allah SWT berfirman:

"Wahai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mukmin, Hendaklah mereka menutupkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenali, sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang." 
(QS. Al-Ahzab 33: Ayat 59) 

Jilbab yang dimaksud dalam ayat ini adalah pakaian yang panjang tidak terputus yang mirip terowongan atau biasa juga disebut dengan gamis. Pakaian yang digunakan harus dapat menutup seluruh bentuk tubuh, bukan membungkus seperti lemper ya, Dears. Jadi, pastikan model yang kita pilih untuk gaun pengantin bukan yang press body apalagi transparan.

Panjang gaun yang digunakan juga harus diperhatikan. Dia harus menutup aurat kita secara sempurna, termasuk kaki. Tapi jangan sampai berlebihan ya, Dears. Karena ingin menutup kaki, gaun yang akan dipakai dibuat panjang sampai kainnya menjuntai panjang ke belakang. Kalau yang seperti ini sih berlebihan, Dears. Bukannya syar’i malah tabarruj.

2. Jangan masukkan kain kerudung ke dalam baju

sumber : hipwee.com


Hari ini kita bisa memilih aneka ragam jenis kerudung yang akan kita gunakan untuk menutup bagian kepala kita. Mau kerudung segiempat, pasmina, maupun jenis bergo, silahkan saja. Syaratnya mudah. Kerudung yang digunakan dapat terjulur hingga menutup ke bagian dada.

Beberapa desainer baju pengantin menyiasati hal ini dengan membuat model baju pengantin yang memiliki bagian menyerupai kerudung yang menutup dada. Lalu, agar model baju terlihat, kerudung dimasukkan ke dalamnya. Padahal dalam Al Quran dijelaskan bahwa bukan kain bajunya yang diulur sampai menutup dada, tapi kain kerudungnya.



Allah SWT berfirman:

"Dan katakanlah kepada para perempuan yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali yang (biasa) terlihat. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya." 
(QS. An-Nur 24: Ayat 31) 


3. Gunakan aksesoris secukupnya dan tidak berlebihan

sumber : yukepo.com


Allah SWT berfirman:

"Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan (bertingkah laku) seperti orang-orang jahiliah dahulu, dan laksanakanlah sholat, tunaikanlah zakat, dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, wahai Ahlulbait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya." 
(QS. Al-Ahzab 33: Ayat 33) 

Ayat tersebut merupakan ayat yang menjelaskan mengenai larangan bertabarujj atau berhias secara berlebih. Bukan hanya make up saja yang tidak boleh berlebihan, tapi pun aksesoris yang menempel pada pakaian yang kita pakai di hari pernikahan kita pun tidak boleh berlebihan. Aksesoris semacam mahkota yang besar dan mencolok mata atau hiasan-hiasan adat yang berat dan berlebihan sebaiknya dihindari. Hiasan kepala yang menyerupai punuk untuk juga ya, Dears.


Dari 3 hal di atas, kita akan menyadari bahwa pakaian pengantin yang sesuai syariat Islam adalah pakaian yang sederhana. Jangan khawatir kamu tidak tampil cantik di hari spesialmu. Gaun pengantin yang sederhana nan syar’i tetap akan membuatmu tampil cantik. Pastinya tak hanya di hadapan manusia saja, tapi pum di hadapan Allah juga. Selamat mempersiapkan pernikahan.

You May Also Like

0 komentar