Follow Me @lellyfitriana

Aug 9, 2018

Dia Bukan Milikku

Ada hal yang sering kali kita lupakan ketika Allah menitipkan seseorang untuk hadir dalam hidup kita. Dia, bukan sepenuhnya milik kita. Dia selamanya akan menjadi milik Allah. Sedangkan kita, hanya manusia yang Allah amanahi untuk menjaganya, berperilaku baik terhadapnya, memenuhi segala hak-haknya.

Kita seringkali lupa dengan hal ini. Hingga, ketika kita dititipi pasangan yang begitu kita cintai, kita tidak ingin sedikit pun berpisah dengannya. Cemburu yang berlebih. Over protective pada pasangan yang justru semakin membatasi ruang geraknya untuk beraktifitas dan mengembangkan dirinya. Hanya karna kita tidak ingin berpisah dengannya.



Kita seringkali lupa bahwa anak-anak yang lahir dari rahim kita. Anak-anak yang kita besarkan dengan sepenuh cinta dan kasih sayang. Anak-anak yang selalu kita doakan dalam setiap tumbuh dan kembangnya. Bukan milik kita.

Mereka hanyalah titipan Allah yang lain. Kita sering lupa hingga ingin terus mendekapnya dalam buaian. Kita sering lupa hingga melarangnya ini itu hanya karna ketakutan berlebih kita. Kita sering lupa dengan ini hingga tak membiarkan orang lain ikut mencintai mereka. Cemburu berlebih ketika orang lain ikut menjaganya.

Ingatlah, bahwa mereka yang datang dalam hidup kita bukanlah milik kita. Seberapa besar pun cinta kita kepada mereka. Seberapa besar keinginan kita untuk membersamainya. Ingatlah, bahwa suatu hari, titipan itu akan diambil pemiliknya.

Maka, titipkan saja pada pemiliknya. Tugas kita hanya membersamai langkahnya agar mereka terus tumbuh dalam kebaikan. Agar mereka terus berjalan di jalan yang Allah ridhoi.

Tugas kita bukan terus mendekapnya dalam buaian. Tapi memberikan kekuatan baru agar dia mampu berjalan sendiri dalam track yang Allah ridhoi.

No comments:

Post a Comment