Loading Lama? Lakukan Cara Ini untuk Meningkatkan Kecepatan Website

by - Friday, February 15, 2019

kecepatan website


Tahun ini, saya punya beberapa target blogging. Salah satu di antaranya adalah menaikkan pageviews blog saya hingga mencapai angka 75K. Banyak cara untuk bisa mendapatkan ini. Mulai dari perbaikan kualitas konten, melebarkan jejaring dengan sesama narablog melalui komunitas, menerapkan teknik-teknik SEO, sampai meningkatkan kecepatan loading website.

"Kecepatan loading blog juga jadi PR, Lel?"

Iya. Betul sekali.

Pentingnya Kecepatan Website untuk Sukses Online

kecepatan website


Mari kita sama-sama posisikan diri sebagai pembaca atau orang yang sedang berselancar di dunia maya. Misal, mau beli baju di toko online. Kita buka websitenya. Ternyata lama sekali. Jadi beli? Pikir-pikir lagi kan? Bahkan, mungkin kesal karena loadingnya terlalu lama.

Contoh lain, kita sedang mencari artikel di salah satu website. Sayangnya, untuk masuk website tersebut butuh waktu yang lama untuk bisa mengakses seluruh konten. Baik itu tulisan, gambar, maupun video. Kira-kira, masih mau sabar menunggu? Atau cari referensi lain? Saya rasa sebagian besar akan memilih untuk mencari artikel yang dijangkau pada page yang loadingnya sebentar.

Begitulah. Waktu loading bisa sangat amat mempengaruhi kunjungan orang lain pada blog kita. Semakin lama, semakin besar kemungkinan untuk ditinggalkan. Akibatnya, Bounce Rate naik dan mempengaruhi kemunculan blog kita di Google. Kalau sudah begini, sudah pasti traffic besar hanya sebuah angan saja.

Jadi, ini bukan masalah sepele. Ada efek domino yang akan ditimbulkan dari masalah waktu loading blog ini. Makanya, jangan dianggap remeh. Selesaikan sebelum semakin parah.

Cek Kecepatan Blog/Website

Kita sudah sama-sama tahu kan seberapa penting kecepatan blog ini untuk kemaslahatan blog kita selanjutnya. Sekarang, yuk kita cek waktu loading dari blog kita. Supaya kita bisa benar-benar tahu bagaimana sih performance dari blog kita. Untuk mengecek kecepatan blog ini, kita bisa menggunakan Pingdom. Caranya, masukkan saja URL kita pada tempat yang disediakan. Lalu klik Start Test.

pingdom
Dengan Pingdom, kita bisa mengecek kecepatan website kita.


Pingdom akan menampilkan hasil dari performa kecepatan blog kita. Kalau menurut Bang Neil Patel, untuk blog pribadi, performance grade di atas 50 itu sudah oke. Lain cerita kalau kita bicara tentang toko-toko retail online yang mencakup hajat hidup orang banyak. Performance grade yang mereka harus miliki setidaknya di atas 90.


pingdom
Performance Grade dan Load Time-nya lumayan lah ya. Tapi ini tetap harus diperbaiki lagi sih.


Bagaimana dengan waktunya? Kata Bang Neil, jangan lama-lama, 2 detik saja cukup. Gimana? Aman? Lebih ya ternyata. Nah, sekarang coba deh kita cek lagi. Mana saja yang bisa kita lakukan untuk mengurangi waktu loading blog kita.

5 Cara yang Bisa Kita Lakukan untuk Menurunkan Waktu Loading Website


1. Kompres ukuran file image

Hal pertama yang bisa kita lakukan adalah mengompres file image. Bukan kompres dengan air hangat atau air dingin ya. Ini kompres yang lain. Kompres file image ini fungsinya untuk mengurangi ukuran file image, tanpa mengurangi resolusinya.

Caranya, kita bisa memanfaatkan TinyPNG untuk mengompres file image. Dengan TinyPNG ini, file image bisa terkompres, tanpa membuat gambar pecah atau berkurang kualitasnya. Gambae seperti ini tentu akan lebih ringan untuk diupload. Ketika diakses pun jadi lebih cepat. Image tidak butuh waktu lama untuk rendering.

2. Hindari penggunaan animasi

Pernah tidak berkunjung ke blog yang punya beberapa animasi di dalamnya? Misalnya animasi pada kursor blog. Jadi, kursornya kalau bergerak ada ekor yang bergerak-gerak atau bintar yang berkedip-kedip. Lucu ya? Tapi tahu nggak kalau animasi kecil semacam ini ternyata bisa membuat waktu loading blog kita bertambah. Bukan hanya kursor blog saja ya. Banner gif dengan animasi dan player music juga bisa memberatkan waktu loading. Jadi, kalau memang ingin mengurangi waktu loading. Sebaiknya jauhi animasi-animasi tidak penting seperti ini pada blog.

3. Hindari upload video langsung

Adakalanya, kita butuh tambahan video untuk memperkuat artikel yang kita buat dalam blog. Kalau kita unggah video secara langsung ke blog kita. Ini akan memberatkan waktu loading blog. Untuk menghindari hal ini, sebaiknya video diunggah terlebih dahulu ke Youtube atau hosting penyedia video yang lain. Setelah itu, baru deh kita embed.

4. Gunakan template yang minimalis

Soal desain template yang digunakan dalam blog itu memang soal selera sih. Mau yang bagaimana bentuknya itu kembali lagi ke personal masing-masing. Tapi kalau kita ingin mengurangi waktu loading blog kita, sebaiknya kita mulai untuk mempertimbangkan template yang minimalis.

Template minimalis biasanya punya sedikit saja elemen gambar. Ini akan memudahkan waktu loading blog. Aksesnya jadi lebih cepat dan mudah. Selain template yang minimalis, tentu juga harus dipertimbangkan untuk memilih template yang SEO dan user friendly juga ya.

5. Pilih hosting yang tepat dan berkualitas

Layanan hosting memiliki peran penting pada performa blog. Penyedia shared hosting yang baik biasanya akan memiliki pengukuran ekstra untuk mengoptimasi performa blog. Sayangnya, pada shared hosting ini, kita akan berbagi sumber server dengan banyak pelanggan lain. Artinya, bila situs pelanggan lain punya banyak traffic, performa kecepatan loading blog kita juga akan turun.

Ini kenapa, penting sekali memilih hosting yang tepat dan berkualitas untuk blog kita. Nggak mau kan, blog kita ditinggalkan oleh pengunjung karena masalah dengan performa kecepatan loading. Nah, soal hosting ini, Dewaweb bisa banget jadi solusi kita bersama. Mau cari hosting murah? Ada. Hosting terbaik? Ada juga. Hosting tercepat? Ada juga di sini.

Kenapa Harus Dewaweb?

dewaweb


Ini karena Dewaweb mampu memberikan semua yang terbaik untuk membantu kita untuk semakin sukses online. Mau jadi blogger sukses? Bisa. Mau punya bisnis online lain dan sukses? Bisa juga. Kita hanya tinggal menikmati semua fitur-fitur unggulan tanpa biaya tambahan. Ini jarang lho ditemukan di provider hosting lain.

Apa Saja Fitur Unggulan di Dewaweb?

dewaweb


Untuk dapat memasuki era baru dari Cloud Hosting super cepat, Dewaweb telah menaikkan standard kecepatan di semua server cloud hosting dengan hardware Intel Xeon Gold terbaru, LiteSpeed Cache, dan berbagai teknologi optimasi terkini, tanpa biasa tambahan. Fitur-fitur unggulan tersebut yang dapat kita nikmati, antara lain sebagai berikut.

Integrasi LS Cache

Seluruh server di Dewaweb telah terintegrasi dengan LSCache untuk mepercepat website. Ini merupakan hosting pertama di Indonesia yang melakukan hal ini. Keren kan?

HTTP/2 + QUIC + Brotli

Kita juga bisa menikmati teknologi web terbaru HTTP/2, QUIC (Quick UDP Internet Connections) dan Brotli Compression untuk mempercepat website kita.

Super-Fast SSD

Seluruh server Dewaweb juga sudah menggunakan teknologi 100% Pure SSD. Ini merupakan teknologi storage yang jauh lebih cepat dari teknologi sebelumnya.

Platinum Partner LiteSpeed

Dewaweb ini merupakan Platinum Partner dari LiteSpeed Technologies. Jadi, Dewaweb sudah amat sangat berpengalaman dalam optimasi best practice LiteSpeed.

Redis Caching Support

Semua server Dewaweb juga sudah support teknologi Redis database object caching. Teknologi ini juga sudah terintegrasi dengan LiteSpeed Cache.


dewaweb


Ninja Support 24/7

Ini nih fitur Dewaweb yang paling saya suka, Ninja Support. Tim Ninja Support ini betul-betul akan membantu kita selama 24/7. Mau pagi, siang, malam, oke. Bingung? Langsung aja tanya. Website bermasalah? Jangan sungkan juga untuk menghubungi mereka.

Saya betul-betul terbantu lho dengan adanya Ninja Support ini. Awalnya kenal Dewaweb ini dari BPN, mereka merekomendasikan untuk menggunakan Dewaweb. Saya mulai cari tahu sampai akhirnya ketemu videonya Mbak Shinta yang menjelaskan bagaimana Ninja Ssupport ini membantu website-nya BPN. Penasaran dong. Saya coba. Kebetulan blog saya saat itu juga lagi bermasalah. Provider sebelumnya kurang membantu sampai saya kesel sendiri dengan mereka karena merasa dilempar-lemapr. Akhirnya, saya coba hubungi Ninja Suport mereka untuk konsultasi.

Saya merasa amat sangat terbantu dengan mereka. Masalah saya sedikit demi sedikit bisa terurasi dan terselesaikan. Kalau Ninja Support tidak bisa membantu, mereka sarankan untuk membuat ticket agar ada penanganan lebih untuk membantu saya. Ticket juga responnya cepat. Penanganan masalah juga cepat dan membantu sekali.

Oh ya, kalau kamu belum butuh hosting baru, kamu juga bisa lho mendapatkan domain murah di Dewaweb. Sudah punya domain dan hosting kemudian mau coba hosting di Dewaweb? Jangan khawatir, Tim Ninja Support betul-betul akan membantu kita untuk proses migrasi ini. Mereka bantu sepenuhnya sampai berhasil.

Jadi, tunggu apa lagi? Mau meningkatkan kecepatan website untuk sukses online? Dewaweb solusinya.


with love,



You May Also Like

25 komentar

  1. kalau saya biasanya suka melakukan cara nomor satu mbak, kompres file image sebelum di upload. tapi kalau untuk video saya jarang banget buat upload karena selain bikin blog saya lelet suka lama juga uploadnya. makasih mbak sharenya sangat membantu sekali.

    ReplyDelete
    Replies
    1. video kalau nggak dikompres ukurannya tuh gedhe banget kalau diupload. itu bakal ngeganggu kalau susah diplay. sayang sih kalau pengunjung lari gegara itu.

      Delete
  2. Di Europe-Germany-Frankfurt, saya 1.84 s
    Kalau di Asia-Japan-Tokyo, saya 3,77 s

    ReplyDelete
  3. Aku juga baru nyari nyari tempat buat hosting nih soalnya memang Masi pake hosting gratisan, kayaknya dewaweb perlu dipertimbangkan ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. ini recomended banget mbak. aku suka sih pakai ini. layanan pasca dan sebelum beli itu oke. nggak semua sih kayak gini.

      Delete
  4. Jadi pingin cepet2 ganti hosting berbayar nih, tapi... tapi...
    *kebanyakan tapi 😁

    ReplyDelete
  5. Dulu padahal 5 detik, tapi sekarang blog ku drop sampe 10 detik, masih nyari tema sama domain yg cucok ��
    Mau coba dewaweb ah ��
    Thanks share nya mb

    ReplyDelete
    Replies
    1. masalahnya bisa di gambarnya sih mbak. tapi kalau pakai fastest hosting ya lain cerita. heheh

      Delete
  6. Siap laksanakan. .Soalnya saya yg termasuk gak cateesm yg beginian Heheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. coba aja mbak pelan-pelan. saya juga nyobanya pelan-pelan kok

      Delete
  7. Baru tau nih web pingdom bisa ukur kecepatan loading, biasanya saya pakai google insight, tpi hasilnya suka gak tetap hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. memang nggak sama sih mbak. itu tergantung dari location mana uji cobanya.

      Delete
  8. Web saya termasuk yang loadingnya lama, karena malas banget kompres gambar heuheuuu
    Makasih infonya, mbk Lelly..

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe...
      kalau itu sih emang bikin lemot bun.

      sama-sama :)

      Delete
  9. Kecepatn blog memang penting mba. Karena pembaca gak suka dengan blog yang lemot.

    ReplyDelete
  10. thanks infonya mbak! Aku malah cuma 64 dengan kecepatan loading 3 detik lebih. Padahal aku udah melakukan 5 tips di atas juga lho. Apa aku harus kontak DewaWeb nih? Asiiik..hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. mungkin mbak. hwehehehe...
      coba aja. saya udah 2x pakai jasa mereka dan nggak pernah kecewa.

      Delete
  11. Nah, ini. Saya perlu ngecek kecepatan akses ke blog says

    ReplyDelete
  12. Nah, aku suka masih bandel deh main upload foto aja tanpa mengompresnya terlebih dahulu. Duh, teman-teman kesulitan nggak ya masuk ke blogku? Jangan-jangan lama. Harus mulai ambil langkah antisipatif, nih. Thank you infonya ya, Mbak ...

    ReplyDelete
    Replies
    1. cek aja mbak waktu loadingnya. banyak sih toolsnya. gratis pula. di post tadi aku udah kasih salah satu tools aja.

      Delete
  13. Saya enggak pernah upload video secara langsung di web, eman-eman hostingnya. Foto aja dikecilin dulu ukurannya, hahaha.
    Makasih ya mbak tipsnya

    ReplyDelete